• Home
  • About
    • Category
    • Life Style
  • Follow
  • Dashboard

april notes

facebook twitter tumblr instagram

Identitas Buku:
Judul: Selena
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2020
Tebal Halaman: 368 halaman

Judul: Nebula
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: 2020
Tebal halaman: 376 halaman


Resensi:

Sudah baca novel terbaru Tere Liye? Nah, Selena dan Nebula merupakan novel ke-8 dan ke-9 dari serial Bumi. Novel bertema fantasi ini bercerita tentang masa lalu Selena, seorang gadis kecil dari distrik tertinggal yang memiliki kekuatan terpendam. Ketika Ibunya meninggal, ia mengikuti wasiat untuk pindah ke Kota Tishri, tempat Pamannya tinggal.

Saat Selena berumur 18 tahun, Selena berusaha masuk ke Akademi Bayangan Tingkat Tinggi, sekolah tempat para petarung terbaik seluruh Klan Bulan belajar. Ia lolos pada dua tes pertama, namun gagal pada tes kekuatan Klan Bulan. Kekuatannya memang tidak memadai, pukulan berdentumnya malah lebih terdengar seperti bunyi kentut, sedangkan teknik meghilangnya hanya menghilangkan separuh badan. Semangat Selena runtuh, cita-citanya gagal. Tetapi, sesosok tinggi bernama Tamus, membantu Selena melepaskan kekuatannya. Selena berhasil menjadi murid Akademi Bayangan Tingkat Tinggi dengan bantuan Tamus.

"...Kamu memiliki bakat besar seorang pengintai. Dan kamu bersedia melakukan apapun demi mencapai ambisimu. Semoga itu membawamu ke jalan kebaikan, bukan sebaliknya. Karena pengintai dekat sekali dengan jalan kegelapan..." - Selena, hal 180

Disana ia bertemu Mata, keturunan murni Klan Bulan serta Tazk, seorang mantan anggota boyband. Selena menjalankan hari-harinya di Akademi sambil menerima tugas suruhan Tamus yang mencari informasi tentang Cawan Keabadian. Selena melakukan tugas demi tugas yang amat beresiko, dan mulai mengajak Tazk serta Mata untuk berpetualang mencari Cawan Keabadian itu, menuju Klan Nebula. Saat itulah ia mulai merasakan egoisme dan pengkhianatan.

Novel ini memiliki banyak kelebihan. Diantaranya, penulis menggambarkan tempat-tempat yang ada dalam cerita dengan cukup baik, bahkan objek rumit di deskripsikan dengan sederhana sehingga pembaca mudah membayangkannya. 

"Di antara dataran luas dan gunung-gunung tinggi, puluhan sungai silang-menyilang terhampar di depan kami. Berkelok-kelok mengukir pemandangan di bawah sana, seperti puluhan gulungan pita yang dilemparkan sembarangan hingga berserakan, membuat bentuk acak yang menawan." - Nebula, hal 234

Selain itu, penggambaran adegan bertarung disajikan seolah-olah pembaca dapat menyaksikannya. Novel ini lumayan banyak menampilkan adegan pertarungan, terutama saat Selena, Tazk dan Mata menjalani Simulasi Teknik Bertarung.

 BUM! Tameng transparan Mata bergetar, tapi tidak meletus. Itu tameng yang kokoh. Kaki Mata tidak bergeser walaupun sesenti. "Awas!" Seru Tazk. Masalahnya, empat pesawat tempur nirawak ikut menyerang dari atas. BUM! BUM! Dua dari sisi kanan melepas tembakan berdentum. Aku bergegas membuat tameng, menutup sisi tersebut. Itu tembakan yang kuta. Aku berhasil menahannya, tapi tamengku meletus, tubuhku terbanting. Tazk lompat menutup celah pertahanan kami, membuat tameng transparan. BUM! BUM! Dua tembakan berikutnya berhasil ditahan. - Nebula, hal 78

Nama-nama tokoh di novel ini juga terbilang unik. Dalam cerita ini, Klan Bulan digambarkan dengan masyarakat yang memiliki nama pendek saja, seperti Jem, Bibi Leh, Aq, Ox, serta yang paling lucu, kelima sepupu Selena; Am, Em, Im, Om, dan Um. 

Menariknya lagi, nama mata kuliah di Akademi Selena cukup keren dan memukau, seperti Hewan, Tumbuhan dan Bukan Keduanya, Kimia dan Keindahan di Dalamnya, Non-Gaib, serta salah satu mata kuliah tambahan yang diikuti Selena: Malam dan Misterinya, dan banyak lagi mata kuliah lain.  Seru kan? Setiap mata kuliah ini disajikan dengan apik, juga berhubungan dengan kehidupan nyata. Dijamin kitapun ingin mengikuti kuliah ini, hahaha ...

" ... Sejatinya, benda apa pun jatuh dengan kecepatan yang sama. Kalian bisa dimaafkan jika selama ini meyakini bola atau batu jatuh lebih cepat dibanding sehelai kapas. Karena memang demikian fakta yang terlihat. Hanya saja, kita melupakan faktor udara. Sehelai kapas jatuh lebih lambat karena ada udara yang memperlambat gerakannya. Sementara bola atau batu bisa dengan mudah melewati udara. Di ruang hampa udara, ketika variabel ini dihilangkan, semua benda jatuh dengan kecepatan yang sama, seperti yang baru saja kalian saksikan. Hanya gravitasi yang bekerja, dan dua benda tersebut mendapatkan gravitasi yang sama. Itu bukan keajaiban, itu hanya fakta ilmiah yang sering kali dilupakan banyak orang ..." - Nebula, hal 136 

Novel ini merupakan karya sastra populer yang ringan dan mudah dicerna. Membacanya akan membuat kita terbawa alur yang tidak terduga. Banyak pelajaran kehidupan melalui kata-kata para tokoh, misalnya tentang  dampak teknologi, motivasi dan lain lain. 

"Kamu tahu, Selena, semakin maju teknologi, memang semakin banyak waktu yang dihemat manusia, tapi kualitas hidup mereka justru menurun. Waktu dan kemudahan hanya digunakan untuk hal sia-sia, memelototi gadget ditangan ..." - Nebula, hal 299
"Dunia kita dekat sekali dengan kegelapan. Maka saat gelap menyelimutimu, pastikan kamu tetap berusaha mencari cahaya di sekitarmu. Dirimu sendiri adalah satu-satunya yang bisa kaupercaya. Nurani. Cahaya kecil itu selalu ada di hatimu. Gunakanlah. Terangi jalanmu, temukan pilihan hidupmu. Semoga itu bisa membawamu menuju jalan yang lebih baik." - Selena, hal 339 

Kedua novel ini merupakan bagian dari novel serial. Ada sedikit pengulangan penjelasan tentang kejadian atau tokoh dari kisah di novel sebelumnya. Terkadang pembaca yang sudah tahu akan melewatkannya. Namun pengulangan ini cukup baik untuk mengingatkan pembaca dan mengantarkan pembaca yang belum mengikuti kisah sebelumnya.

Secara keseluruhan, buku ini sangat bagus dan cocok dibaca semua kalangan. Meski bertema fantasi, tetapi tidak terasa membosankan dan memberikan pelajaran kehidupan yang bermakna. 

Selamat membaca  yaa ^^


















Share
Tweet
Pin
Share
4 Comments

Annyeong haseyoo gaisseu~ Udah 2020 nih. Apa nih yang kalian pikirkan pas bangun tidur di tanggal 1 Januari? Harapan-harapan untuk tahun inikah? Atau jangan-jangan kalian malah engga tidur semalaman nih untuk nunggu tahun baru? Ahahaha. Kalo aku pribadi  sih rasanya bangun pagi 1 Januari itu sensasinya beda yha >< Gak tau sih beda apanya, beda aja gitu. Terus kayak lagi ngomong, ‘hello, 2020.’ Keren aja rasanya ehehe.

Terus nihh kalian kemana aja pas tanggal 1 Januari? Jalan-jalan bareng keluarga kah? Atau di rumah ajaa? Gimanapun itu, usahakan produktif ya, udah 2020 looh.

Kalo aku pas tanggal 1 Januari itu aku ke Pantai Penyu. Aku udah pernah ke Pantai Penyu bareng sama murid satu sekolah, dan aku udah pernah cerita disini. Kalo kalian mau baca klik aja ini ya.

Jadi rencananya itu keluarga aku sama keluarganya Haura (temenku dari bayi hehehe) mau ‘piknik’ apa ya istilahnya, sekalian ada acara untuk pegawai yang ada di toko. Mulai dari bangun pagi, aku sama keluargaku udah mondar-mandir semua nyiapin bekal. Super sibuk, karena kami udah terlambat wehehe.

Padahal harusnya kami pergi jam 8, tapi kami berangkat jam 9. Haduh, parah banget ngaretnya, satu jam, wkwkwk. Mana perjalanan dari rumah ke Pantai Penyu itu jauh, sekitaran setengah jam. Ayah udah ngebut bawa mobilnya, dan akhirnya kami sampai.

Keluarganya Haura udah nyampe dari tadi. Tapi pegawai toko belum ada yang datang. Pantai masih sepi banget, cuma ada kami-kami ini. Dan entah karena waktu itu berawan, jadi disana sejuk gaess. Apa karena masih pagi ya?

Walaupun aku udah pernah beberapa kali kesana, tapi ini rasanya senaaaang banget. Mungkin karena masih sepi, sejuk juga. Aku berasa flashback pas satu sekolah datang kesini. Dan rasanya, karena aku pergi kesana di tanggal 1 Januari, itu terasa ‘waw’ sekalii.

Pantai Penyu udah berubah dari yang terakhir kali aku lihat. Jadi lebih rapi, terus udah dihias-hias gitu. Berasa banget 1 Januarinya *hubungannya?* Dulunya enggak ada ayunan, terus sekarang diantara pohon ke pohon dipasang tali yang ada hiasannya. Di sekeliling tumbuhan bunga-bunganya udah di hias pake gelas plastic bekas. Jadi cantik.

Aku sama Haura langsung naik ayunan hammock. Pas tiduran di ayunannya, ngeliatin daun-daun diatas sana. Segar rasanya. Terus aku jalan ke deket pantainya. Bebas-bebasin deh foto disana. Iseng-iseng, aku buat tulisan ‘hello 2020’ di pasir terus foto sama tulisannya.




Pantainya cantik.

Disana aku sama Haura lebih banyak ngobrol, sambil naik ayunan sampe sore. Berasa ayunan milik sendiri pokoknya. Mana anginnya sepoi-sepoi, walaupun matahari terik juga ga kerasa karena pohonnya rindang-rindang. Kami cuma pas paginya aja ke depan pantai, foto-foto sebentar. Habis itu balik lagi wkwkw. Padahal aku udah siap sedia sunblock, menilik dari pengalaman yang lalu-lalu tiap kali pulang main panas langsung sunburn hue, rasanya tuh nyeseque. Mutihin kulit susah payah, dikit kena panas langsung item. Hadeh.

Siangnya juga sama. Pokoknya seharian itu sampe sore kami cuma ngobrol-ngobrol banyak. Mulai dari kabar Dispatch Korea yang ditunggu-tunggu—disana gaada sinyal jadi rasanya kesel gabisa liat huhu—ngomongin drakor, idol, buku, banyaak. Sempat juga nyanyi-nyanyi. Toh gaada yang denger hehe. Meskipun mulai banyak yang datang, tapi posisi ayunan tuh agak jauhan dari tempat duduk.

Kami balik ke tempat duduk paling kalo udah pegel, ataupun mau ambil makanan. Abis itu ya balik lagi, sebisa mungkin jangan ada yang ngambil ayunannya hahaha. Kalo di rumah protektif sama tempat tidur, di pantai sama ayunan deh.

Oh iya, kami juga ada bakar ikan gaes. Bukan aku sih, tapi Ayah aku wehehe. Kami memang bawa bekal dari rumah. Nasi, lauk, buah, siomay juga ada. Lengkap, ga perlu beli-beli lagi. Hehe, upaya penghematan dan perbaikan gizi gaez, kurangi micin! Ea.

Agak sorean pas mau pulang, barulah kami balik ke depan pantainya. Siapa tau bisa  dapat foto bagus lagi yakan. Tapi sinar mataharinya, subhanallah, udah panas silau pula. Lengkap. Makanya kami gak mau lama-lama foto-foto, buru-buru ngungsi ehehehe.

Setelah itu, sekitaran jam 5 sore, barulah kami pulang. Pas di mobil rasanya mata udah 5 watt duh. Ngantuk, mana haus lagi. Sampe rumah langsung tepar.

Naah jadi gituh gais aku di hari pertama 2020 hehehe. Seneng, sih. Tapi agak apaa gitu sama Dispatch. You know lah ya, aku tuh ketiduran sore kan terus bangun jam 10 malam. Langsung shalat terus buru-buru buka hp. Agak heran ngeliat kok belum ada sih beritanya. Mana aku pantengin terus sampe jam 10. Di Korea itukan semestinya udah tanggal 2 Januari elah bambank -,-

Tapi setianya aku masih ngarep sampai jam 12. Bukannya ngarep bias dating sih, walaupun kalo beneran dating ya enggak apa-apa. Tapi akutuh penasaraan, ngarepnya sih ada kabar dari Sungjoy. Waktu itu kesel sedikit, tapi habis baca komentar-komentar di Instagram Dispatch kok malah ngakak saia gaez >< Ada yag protes gara-gara udah ga tidur seharian nungguin berita.

Sampe besok juga gaada berita dating. Terus liat Dispatch urutan ke 5 internasional ya di twitter, ketawa sendiri deh saia. Gapapa deh gaada berita Dispatch, habisnya langsung ada berita Heechul sama Momo wehehe. Udah deh rela aja, palingan Dispatch absen kali :v

Eeeh kok nyerempetnya ke sini yo? Ah gapapa yah cerita dikitt hwhew. Nah kalo kalian kemana gaes? Ada cerita seru ga? Semoga ada ya supaya tambah semangat ^^

Soo sampai disini duluu gaes. Baibai, annyeong~




x
Share
Tweet
Pin
Share
4 Comments
Hasil gambar untuk hello 2020
Annyeong haseyoo gaisseu~ wuah setelah sekian lama gak nulis di blog ya. Hehehe. Dan aku nulisnya pas satu jam lagi tahun 2019 bakal berakhir dan digantikan sama 2020. Gak terasa ya? Perasaan kemaren baru aja buat resolusi dan belum kelar eheq. Kalo kalian udah buat resolusi untuk tahun 2020 belum? Kalo udah, semoga plannya berjalan lancar dan tercapai ya. Kalo belum, ayo sama-sama kita buat, semangat!

By the way, gimana nih tahun 2019 kalian? Berwarna kah?

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Gambar terkait

Annyeong haseyoo gaisseu~ Di hari pemilu ini marilah kita berbicara tentang moodbooster >< Aku mau nanya niih, kalian semua punya moodbooster sendiri enggak? Rasanya setiap orang pasti punya moodboosternya sendiri. Oh iya, sebelum berbicara lebiih jauh lagi tentang moodbooster, ada baiknya kita mencari tahu dulu, apa sih moodbooster itu?

Moodbooster adalah sesuatu yang dapat membangkitkan semangat dan mendorong suasana. -Kaskus

Seringnya, moodbooster digunakan saat semangat sedang down atau lagi badmood. Itu sih aku hehehe.  Kalau misalnya sedang sedih, badmood, tiba-tiba ngerasa down banget, disaat itulah dimana moodbooster sangat diperlukan.

Darimana kita bisa tahu bahwa itu adalah moodbooster kita? Mudah saja, saat mendapatkannya kita menjadi lebih tenang dan menjadi lebih semangat. Setidaknya, kita tidak lagi menangis atau berdiam diri. Karena itulah kita harus mempunyai setidaknya satu moodbooster.

Kalau aku, moodboosterku adalah musik, buku, teh hangat (lemon tea, green tea, dll) dan makanan tentunya--meliputi es krim. Kenapa?

Mendengar musik membuatku lebih tenang, dan kadang aku suka teringat sama perjuangan penyanyinya saat aku down. Menjadi motivasi tersendiri. Sedangkan buku, sebenarnya aku lebih suka ke covernya. Aku suka melihat cover buku yang bagus-bagus pas lagi sedih begitu. 

Teh hangat, memang akan membuat kita lebih tenang, menurunkan stress dan kecemasan. Selain itu, teh juga dapat meningkatkan kualitas tidur seseorang. Kalau es krim, es krim mengandung lemak yang membuat perasaan kita menjadi lebih baik. Meski begitu, alangkah baiknya untuk tidak mengonsumsi es krim terus menerus yaa teman-teman ^^

Moodbooster pun membuat kita lebih mengendalikan diri. Daripada ngamuk enggak jelas, ngomel-ngomel, marahin orang, mending duduk dulu di tempat yang damai terus menenangkan diri sambil minum teh, misalnya. Sekaligus memikirkan cara bagaimana agar kalian tidak down lagi. 

Nah, jadi moodbooster kalian apaa? 

Maafkan tulisan yang sok tahu ini, teman-teman, aku masih belajar soalnya hehe.

Annyeong~

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments

Gambar terkait

Annyeong haseyoo gaisseu~ Karena sekarang aku sedang libur, jadi tadi tuh (110419) aku sama mama jalan-jalan habis pulang dari kantor mama. Yeah, akibat libur dan tidak ada orang di rumah, aku dibawa deh ke kantor mama. Numpang wifi, hiyahiya. Back to point, jadi untuk makan siang kami singgah di sebuah kafe yang aku suka banget desainnya.

Kafenya luas, dan banyaak tempat duduk yang tersedia. Pot-pot bunga berjejer rapi dibalik pagar kafe. Lampu kecil dan pita-pita mempercantik atapnya. Wah, alamat bakalan betah nih.


Terus, aku sama mama pesan makanan. Setelah memesan, waiternya pergi dan aku sibuk memperhatikan kafenya. Aku suka hiasannya ^^ sambil menunggu makanan datang, aku dan mama mengobrol.

Kafe tidak ramai, tapi sepertinya kafe ini ramai saat sore hari. Kurasa begitu, kebanyakan kafe selalu ramai pada sore hari. Tempat singgahnya anak muda, hwhew.

Banyaaak sekali pilihan makanan di kafe ini. Ada soto, nasi goreng, nasi bakar, spaghetti, dan banyaak lagi. Ada juga ruangan di dekat tempat duduk, kurasa itu adalah meeting room, disamping meeting room, terdapat kasir.

Ada juga panggung kecil, aku enggak tau panggung itu untuk apa. Tapi, background panggungnya bertuliskan ‘1th Anniversary’, hmm, mungkin akan ada acara untuk perayaan satu tahun kafe ini.
Tak lama, minuman datang.

*kafe ft. milo dingin*

Susunya manis banget, entah memang karena rasa susunya manis atau karena akunya emang jarang banget minum susu? Gatau deh. Tapi susunya enak kok.

Laluu makanan datang! Yeay. Aku yang udah lapar langsung deh. Eh, jangan lupa foto dulu~ Aku pesan nasi bakar. Rasanya enak loh ^^

*nasi bakar ft. pisang crispy*

Dan, hmm, makanan mama jangan lupa difoto juga. Soto Bandung ‘-‘

*soto bandung ft. kentang goreng*

Selain nasi dan soto, ada juga kentang goreng dan pisang yang memang sudah sepaket sama makanannya. Enggak difoto satu2 karena waktu itu memang udah lapar > <

Sampai disini dulu guys, annyeong~

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
sumber: google.com

Annyeong haseyoo gaisseu~ Belakangan ini aku lagi suka-sukanya baca wattpad atau novel heuheu jadinya aku mau cerita tentang penulis favorit akuu XD Dan yaah kalo dari judulnya, ini part 1 jadi aku buat berpart karena kurasa untuk penulis pertama bakalan panjang nulisnya hehe. Naaah jadi salah satu penulis favorit aku itu adalaaah Kak Nadhifa Allya Tsana *jrengjreeeng*

Bagi kalian yang lumayan tau tentang buku ataupun toko buku mungkin sebagian besar kenal Kak Tsana ini. Itu looh, penulis buku Kata yang sekarang bukunya sedang nyaman nangkring di best seller gramedia  seluruh Indonesia. Daebak ya?

Naah, jadi Kak Tsana ini punya panggilan kesayangan yang dipake sama para fansnya, yaitu paus.

Kok paus?

Awalnya aku juga enggak ngerti yah, tapi setelah menjelajah aku akhirnya (lumayan) ngerti juga. Jadi, akun wattpadnya Kak Tsana [wp: @rintiksedu] ini gambar profilnya paus gais XD (paus atau lumba lumba yah? Baru kepikiran akutu).

Yaudah deh pokoknya nama panggilan Kak Tsana itu paus—atau cimol. Namanya lucu-lucu, yah? Gatau siapa yang duluan punya ide kayak gitu, but this is a creative idea! The name is so adorable. Masalah kenapa dipanggil paus—kalo kalian tahu apa penyebabnya kasih tahu aku, ya, hehe

Well, teman-teman, sekarang panggil Kak Tsana paus aja yah? Soalnya aku juga gak kebiasa panggil Kak Tsana nih.

Atau supaya lebih sopan—panggil Kak Paus?

Engga ah, lucu. Paus aja yah? – back to topic -

Aku suka paus karena aku baru kali ini menemukan penulis yang deket banget sama pembacanya. Kalo kalian mau tau, kalian bisa lihat story instagramnya di @rintiksedu atau @ntsana. Lebih sering di rintiksedu sih.

Kenapa deket? Jadi paus ini suka ‘ngomel-ngomel’ ke pembacanya, enggak ngomel beneran yaa >< Jadi di ig rintiksedu, paus sering ngepost kata-kata yang menusuk pembacanya gais :v Kalo udah kayak gitu, pembacanya pasti protes. Terus, pausnya marah-marah sendiri, dipost di instastorynya.

Tapi kerennya, walaupun begitu, pembaca tetap setia menunggu ‘asupan’ postingan dari paus loh teman-teman.

Dan ya—dasar pausnya emang suka ngeselin tapi bikin kangen, suka kasih asupan malem-malem pas pasukan pausnya mau tidur, hihihi …

Kalo udah gitu, para pembaca pasti seneng kan. Tapi pas buka postingannya—yaampun, kok nyesek lagi. Jadi deh pasukan paus ngomel-ngomel karena udah telat ngasih asupan, asupannya bikin sakit hati lagi. Datang pausnya, malah ngetawain pasukannya yang jadi pada mewek semua.

Tapi dibalik itu semua, paus kadang-kadang mengepost videonya yang sedang berbicara tentang apa gitu aku lupa, di instastory. Mungkin karena ekspresi wajah pausnya yang lucu—atau kalo kata pasukan paus, tengil—pasukan jadi pada ngetawain. Kan pausnya jadi marah tuh, jadinya suka ngasih asupan deh tiba-tiba. Terus pasukannya sedih lagi, asupannya nusuk lagi.

Saling balas dendam, saling berantem, tapi rindu kalo pausnya gak muncul haha. Begitulah yang berhasil aku serap dari hubungan paus dan pasukannya ini.

Oke, balik lagii ke topik, aku suka paus karena hubungannya sama pasukannya itu unik banget, lucu lagi. Terus kata-katanya keren.

Aku memang belum pernah beli bukunya paus, belum. Baca aja belum.

Tapi pas ngeliat setiap potongan kisah dari wattpadnya, dari cerita yang sedang digarap sekarang; ‘Geez & Ann 3’, aku selalu berpikir, ‘kata-katanya keren’.

Keren banget kata-katanya, beneran.

Kalian bakal ngerti kalo ngeliat wattpadnya: @rintiksedu

Naah, terus, paus juga punya twitter loh, gais, @ntsana disitu lebih banyak mengandung kata-kata yang bagi aku lucu—juga mungkin untuk diserap dan dipikirkan.

Yang aku sukai jugaa dari Ka Tsana, Kak Tsana bisa membuat sebuah kata dari sebuah gambar--yang bahkan aku sendiri enggak bisa. Dari gambar yang diambil di dalam bus Kak Tsana bisa membuat tulisan seperti ini, "ada yang saling bergantungan, ada pula yang sepihak digantungkan" Eak.

Naah jadi gitu gais, salah satu penulis favoritku. Aku pengen sih baca bukunya paus tapi yah gitudeh. Inshaa Allah besok-besok mungkin bisa. Sekian dulu teman-teman, maaf kalo banyak yang enggak dimengerti. Agak sulit menjelaskannya memang heuheu

Supaya ngerti langsung aja deh tap tap sosmednyaaa >> @ntsana @rintiksedu Feeds nya bagus-bagus jugaa loh ><

Inshaa Allah besok besok yah kalo aku nulis lagi tentang penulis favorit aku bakal aku post. Inshaa Allah.

Okee, annyeong~



Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments
 

Annyeong haseyoo gaisseu~ Akhirnya aku comeback setelah ngepost sekali dan hilang lagi, huehe. Sekarang memang sedang sibuk, mian. Jadii aku mau kasih tau playlist ku untuk bulan April ini. Lets go!

1. Auditory Hallucinations - Jang Jae In ft. Wonwoo
    
Lagu ini masuk ke playlist karena sekarang aku lagi nonton drama Kill Me Heal Me. Naah lagu ini adalah salah satu ost drama itu. 


2. On My Way - Alan Walker
 

3. Stay With Me - Chanyeol EXO

Ceritanya sedang ulang-ulang drama Goblin terus malah suka XD


4. This Love - Davichi


5. Kill This Love - Blackpink


6. Blackpink & BTS (Mashup) Kill This Love, DNA, Ddu-Du Ddu-Du, Idol 


Mari berbagi playlist di komentar ^^ see u!


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

About me

About Me


Fathimah Azzahra | 18 y.o | Aceh, Indonesia | Part time blogger.
Enjoy the little things ^^

ROOMCHAT

LABELS

#RandomPeople 30 Day Blog Challenge About Owners Article Attention Daily Activity Freebies Jalan-Jalan Lirik Lagu Others Playlist Review Segment Tutorial Blog

ARCHIVE

  • ▼  2023 (1)
    • ▼  Juli (1)
      • when i took a break
  • ►  2022 (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Agustus (1)
  • ►  2020 (4)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2019 (11)
    • ►  April (4)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2018 (7)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2017 (8)
    • ►  Desember (8)
  • ►  2016 (37)
    • ►  November (1)
    • ►  September (7)
    • ►  Agustus (5)
    • ►  Juli (9)
    • ►  Juni (5)
    • ►  Mei (10)
  • ►  2015 (8)
    • ►  Agustus (4)
    • ►  Juli (4)

COMMUNITY

COMMUNITY

MELODY

recent posts

@fathimzahra11

Created with by BeautyTemplates | Distributed by Gooyaabi Templates